Header Ads

Tips merawat anakan burung cekakak

Meski bukan termasuk burung langka, namun burung cekakak adalah jenis burung yang dilindungi. Populasinya terus menipis lantaran rusaknya habitat mereka, selain dari perburuan liar menggunakan senapan angin, kandang jebakan atau lem pulut. Meski begitu banyak juga orang yang berburu anakan burung cekakak untuk tujuan dipelihara dan setelah dewasa burung tersebut bisa dimanfaatkan sebagai burung masteran. Namun sebelum itu harus faham juga bagaimana cara memelihara dan merawat anakan burung cekakak agar bisa bertahan hidup dan tidak mudah mati.

Sarang burung cekakak
Sarang burung cekakak di lubang sebuah tebing di pinggir sungai (kiri) dan foto anakan yang berada dalam lubang sarang tersebut | Foto Andy Swan/National Geographic
Memelihara burung cekakak sejak dari anakan akan memberi peluang bertahan hidup lebih panjang dari pada memelihara burung cekakak yang didapat dari tangkapan muda hutan atau yang sudah dewasa. Namun, untuk merawat anakan burung cekakak ini tentu tidak mudah. Karena mereka harus mendapakan nutrisi yang cukup banyak guna mendukung pertumbuhannya.
Karena banyaknya anakan burung cekakak yang mengalami nasib kurang beruntung lantaran perawatnya tidak begitu mengetahui pakan apa yang harus diberikan sehingga membuat anakan burung tersebut mengalami kekurangan vitamin yang membuatnya mudah sakit dan mati. Maka untuk itu diperlukan pakan racikan khusus yang digunakan untuk meloloh anakan burung cekakak agar mereka mampu bertahan hidup hingga mampu mandiri.
Cekakak jawa
Anakan burung cekakak jawa | Foto Andy Swan/National Geographic
Bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan pakan lolohan untuk anakan cekakak adalah sebagai berikut:
1. Voer burung atau akan lebih baik menggunakan voer ayam broiler (BR1)
2. 3 butir telur puyuh rebus yang diambil kuningnya saja
3. 3 butir minyak ikan
4. Kroto segar sebanyak 2 sendok teh

Cara membuat:
  • Masukkan bahan-bahan seperti voer dan kuning telur ke dalam blender, lalu giling hingga menyatu dan menjadi butiran lembut, jika diperlukan anda bisa menambahkan potongan daging ikan segar (ikan mas/mujair) untuk digiling.
  • Masukan kroto lalu campurkan dan aduk-aduk dengan menggunakan sendok.
  • Teteskan minyak ikan dalam adonan tersebut.
Campurkan dengan air panas, lalu aduk-aduk hingga menjadi bubur yang kental. Lalu diamkan hingga dingin.
Setelah dingin bubur bisa dipindahkan kedalam mangkuk kecil atau tempat pakannya untuk dimulai proses pelolohan.

Cara meloloh:
  • Meloloh anakan burung cekakak, bisa menggunakan bilah bambu yang kecil atau sumpit kecil.  Bisa juga menggunakan suntikkan atau syringe yang bagian jarumnya diganti dengan selang karet atau selang pentil yang sudah dibersihkan.
  • Paruh yang besar akan memudahkan kita dalam meloloh anakan burung cekakak tersebut.
  • Pelolohan bisa dilakukan selama beberapa jam sekali, karena anakan burung ini sangat membutuhkan asupan nutrisi yang cukup banyak untuk pertumbuhannya.
Burung cekakak, meski dirawat dari anakan, namun mereka tidak bisa dimaster dengan jenis burung kicauan lainnya, seperti halnya burung kicauan jenis kenari, anis merah, murai batu , dan sebagainya yang bisa meniru suara kicauan burung lain dengan penuh variasi. Namun, anakan burung cekakak ini bisa dimaster dengan suara yang berkarakter sama, seperti suara lovebird atau cililin, dengan begitu setelah dewasa suara mereka akan lebih rapat, tajam dan panjang sebagaimana hasil masterannya sewaktu masih berusia anakan.
Semoga bermanfaat

No comments

Powered by Blogger.